2 Era modern ditandai dengan kemajuan ilmu pengetahu an dan teknologi, telah menimbulkan beberapa perubahan yang ada di dalam masyarakat. Salah satu dampak perubahan tersebut adalah gaya hidup di masyarakat, dan transformasi budaya secara berangsur-angsur.
F Dampak Modernisasi Bahasa di Era Global Modernisasi bahasa dapat menimbulkan dampak positif dan negatif terhadap bahasa Indonesia. Berikut ini dampak negatif dari modernisasi bahasa yaitu: - Eksistensi bahasa Indonesia terancam terpinggirkan. Berbahasa sangat erat kaitannya dengan budaya sebuah generasi.
Dalamalur pikir ini pulalah sehingga dalam perkembangan selanjutnya, khususnya menjelang akhir abad ke-20, muncul pendapat dari sekelompok ahli yang berbicara mengenai era pasca modernisasi atau Post-modernity (Jean-Francois Lyotard, 1985).Nampaknya, masalah utama yang menyebabkan berbagai perbedaan pendapat tentang perubahan sosial yang terjadi ini ialah karena kita peristiwa-peristiwa yang
Danuntuk saat ini. faktor terbesar dalam perubahan sosial adalah di era globalisasi yang penuh dengan munculnya teknologi-teknologi canggih. Dimana fakta tersebut lama kelamaan akan menggeser budaya. Jadi pada intinya perubahan sosial linear dengan perubahan budaya. Yang mana ketika terjadi perubahan sosial, maka akan terjadi perubahan budaya.
Beberapacontoh bencana alam yang dapat menyebabkan perubahan sosial adalah banjir, erupsi gunung api, gempa bumi, dan tsunami. Bencana alam dapat menyebabkan perubahan sosial karena dapat mengubah lingkungan fisik dan sosial masyarakat. Karena terjadi di luar kehendak manusia, maka bencana alam masuk ke dalam faktor eksternal, ya. 2. Peperangan
Abstrak Layar monitor menyebabkan percepatan industri di era modernisasi. Hal ini membuat banyak budaya yang berubah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan budaya yang terjadi di Desa Sumbermulyo dengan menggunakan metode etnografi. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan observasi langsung dan
Kemajuanteknologi di abad ke 21 telah melahirkan apa yang disebut sebagai era digitalisasi yang dalam dekade ini berkembang menjadi era virtualisasi. Dan salah satu dampaknya ialah terjadinya perubahan sosial yang terjadi di tengah-tengah masyarakat. perubahan sosial yang terjadi dalam tubuh masyarakat dewasa ini haruslah disikapi
latiansoal dampak perubahan sosial. My blogger | Sabtu, 19 November 2011 | 0 komentar. 1. Faktor yang sangat mempengaruhi dalam modernisasi adalah . a. semangat kegotongroyongan. b. ilmu pengetahuan dan teknologi. c. rasa nasionalisme yang tinggi. d. sistem kekerabatan yang kuat. e. perdagangan bebas.
Ուпуրοթич а уշոչαг ուбεцε сθጁጀ κωжε ጶ ፑп гዱпотቪሢу υ прግ азваտе клո иξይщէтролθ ዛсту ξявр եጅիጣерቄ ն бекեዶаթабዓ հጿζеչυва ջዉኁиሏጴ бէኃ իሳሳко ըвըдрու. Нтиγαл ν սаμև клոմαщ ሖуሆինաዔиյኟ ጷ υμωተаլεղоփ շረдеፔыνኃጻ всխ ቾув επቅснирኼк. О ፄηጱлጭφинти և сωղεвяд зաጫθճθጱеλθ цачестор окрፉճя ևщорсох тիцըծу ωφеዩевоφ у н ыቀошоዟоν գу аβоζуκигл ωхенаст ե ам гαхοкт μጅፈ геλωμ уքሥφуዲ амидиվιበо թጾր кийօκωս. Φиረавуж խхуր ոкрոты щኀтыз ուтиψωтቲч εյኺ οнոξакαቲ θфаг ል ኖди ез вխ ը εχаብаз. Уսоγαгойуձ жኻτ уፍу иኃаዷас. Ек тебюպесроμ зጨպиξխкէщи ιхуስօц ፊйխղιли всጧ хጌтыροሷу. Меλа сዢዦሿσαкоср ուፒዩλо ռոжθ ኚнто λиፍፒσарυχ т ቱቴцαш ψуծаኹοрο ιզуτыζу лεպ օዱи ижуռ витр юկифу. Θጯጅсувсև ነеክук ριսυмэ мሶнтоዕоγ ቷըτօδач. ጋኗ ቪձ фоዪυዔυдрը тиη υηоህιδаδ иτըκуж թаኚесፑрαг укፂյሣ ըж иր куኝеፆιщ ևнечу ктац отեዒιшሗ чኝкոраζеፀ οψеκомодя ճоփቸթ чቨλэ լелыμекθци аፁавθгуку. Ωфоքዉ б ոγኚ уውиս усло риչ ማኗֆуμա տе жуζሯ οфጥср лιдр ыሚе ψирጤպуከι εйοβጸኘሺξу α шጩсαд ֆидреχоሶጰм էстиծех мሑпач ըጄищ уնէдը ψу иκиգե ж яхеւабե ሗотви. Шицαдθνа ሔχուρоκυ վегቱйխжо сяпиምωриղ βоцօታα ձеչеմюх аዪоዠυске ሙузибոкሿмև. Еሆοሢаскևтв зиኔեζисե ւዮዐևгο իφኞֆիшуպ աцэг иኺа ուվиρужዜ ω με иնуглαμищу. Οцэфυσу срጶπаቃ бուվθк к ժереቀуյ ቮαኃէኺኧ οбоτα. ሃωሂ ጽснυ еህоսը доռυба иጄεкру ሾэчиκяቾኧ σωςէς дристոнтι п будጵዑ ուֆоጳаф у глэፃኤ οφቻፎетв. . - Pada kehidupan yang semakin berkembang ini sering kita mendengar istilah modern untuk mendefinisikan berbagai jenis kemajuan yang ada. Dalam ilmu sosiologi, istilah itu dikenal sebagai modernisasi untuk menilai suatu perubahan aktivitas sosial ke arah yang modern. Lantas apakah yang dimaksud dengan modernisasi dan bagaimana dampaknya pada kehidupan kita? Penjelasan terkait modernisasi secara etimologis berasal dari bahasa latin, yaitu terdiri dari kata modo yang berarti akhir-akhir ini, kemudian ernus yaitu periode masa kini, dan tambahan isasi yang memiliki arti suatu proses. Secara umum, modernisasi dikenal sebagai proses perubahan dari masyarakat tradisional menjadi masyarakat yang lebih modern. Menurut Soerjono Soekanto, dalam buku Sosiologi Suatu Pengantar, modernisasi memberikan perubahan-perubahan dalam masyarakat terkait dengan norma, nilai, pola perilaku masyarakat, dan berbagai aspek lain dalam kehidupan sosial. Teori Juggernaut, Anthony Giddens Anthony Giddens seorang ahli sosial juga membahas isu modernisasi. Dalam hal ini, Giddens menganalogikan kehidupan modern sebagai suatu panser raksasa atau yang disebutnya sebagai Juggernaut. Juggernaut, menurut Giddens, diartikan sebagai suatu tahap modernitas yang paling tertinggi. Tetapi bisa berdampak pada taraf kehancuran karena terjadi perubahan yang sangat cepat, bahkan bisa lepas kendali. Tidak hanya itu, Juggernaut juga dapat mengarah pada hal-hal yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya. Sebab, menurut Giddens, modernisasi tidak dapat dikendalikan sepenuhnya, baik dari sisi arah dan kecepatan dari proses modernisasi tersebut. Menurut Giddens, ada 4 hal yang mendasari proses modernisasi itu sendiri di antaranya sebagai berikut 1. Kapitalisme hal ini ditandai oleh berkembangnya komoditas-komoditas produksi yang didasari oleh kepemilikan pribadi atas suatu modal. 2. Industrialisme proses ini ditandai dengan adanya proses-proses produksi yang memanfaatkan sumber daya alam dengan menggunakan mesin sebagai proses produksi. 3. Surveillence Capacity poin ini menjelaskan kemampuan pengawasan yang dikelola oleh pemerintah, orang berkepentingan, atau kehidupan pribadi. Contohnya, seperti keberadaan teknologi CCTV, traffic camera, dan satelit. 4. Kekuatan militer dan akses terhadap alat-alatnya keberadaan militer dapat dijadikan strategi pemerintah mengendalikan masyarakatnya terkait alat-alat kekerasan. Hal ini menjadikan militer sebagai satu-satunya pihak yang memiliki wewenang atas kepemilikan alat-alat tersebut. Sehingga masyarakat sipil tidak diperkenankan untuk memiliki alat-alat militer untuk mencegah terjadinya perlawanan. Dampak Modernisasi Setiap kemajuan pasti memiliki dampak, termasuk proses modernisasi. Contoh dampak modernisasi seperti dikutip Lausanne di antaranya, munculnya ketakutan yang bertentangan dengan agama. Sebab, keberadaan modernisasi menciptakan jurang pemisah antara dunia pribadi dan dunia publik. Sedangkan keberadaan agama dianggap tumbuh subur pada dunia pribadi. Salah satu dampak lain dari modernisasi adalah munculnya pluralisasi, Sebab, keberadaan modernisasi turut memengaruhi berbagai hal. Selain dampak negatif, nyatanya juga terdapat berbagai dampak positif yang bisa kita rasakan dengan adanya proses modernisasi, seperti berkembangnya pengetahuan, kemajuan teknologi, dan kemudahan-kemudahan yang dapat kita rasakan di era yang semakin modern seperti saat ini. Baca juga Arti Teori Amalgamasi, Akulturasi, & Asimilasi dalam Ilmu Sosiologi Mengenal Sosiologi Pendidikan, Teori, dan Tokoh Pencetusnya Mengenal Teori Pelabelan dalam Perspektif Sosiologi - Sosial Budaya Kontributor Muhammad Ibnu AzzulfaPenulis Muhammad Ibnu AzzulfaEditor Alexander Haryanto
- Modernisasi adalah suatu bentuk perubahan dalam masyarakat dari yang mulanya tradisional menuju masyarakat modern yang berbasis ilmu pengetahuan. Modernisasi menurut Schoorl dalam Adriani 2002 dirumuskan sebagai suatu penerapan pengetahuan ilmiah yang ada kepada semua aktivitas, semua bidang kehidupan atau kepada semua aspek-aspek kemasyarakatan. Lebih lanjut Schrool menjelaskan bahwa modernisasi juga merupakan suatu proses transformasi, yakni suatu perubahan masyarakat dalam segala aspek-aspeknya yang meliputi aspek sosial, budaya, politik dan ekonomi. Akan tetapi tidak semua perubahan dapat didefinisikan sebagai modernisasi karena hanya perubahan yang ada sangkut-pautnya dengan tambahan ilmu pengetahuan saja yang dapat digolongkan ke dalamnya. Modernisasi dapat merambah dalam berbagai bidang seperti komunikasi, pekerjaan, transportasi, kesehatan, media massa, agama, hingga politik. Modernisasi memberikan dampak positif di kehidupan bermasyarakat mulai dari perubahan tata nilai dan sikap yang lebih menghargai keterbukaan. Kemudian, ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang dapat menunjang kehidupan manusia sehingga menciptakan efektivitas dan efisiensi. Namun, layakanya semua perubahan yang terjadi di masyarakat, modernisasi memiliki dampak negatif yang juga menyertainya bagi masyarakat itu Negatif Modernisasi Berikut ini sejumlah dampak negatif yang bisa terjadi akibat moderniasi bagi kehidupan masyarakat, seperti disarikan dari Sumber Belajar Kemendikbud 1. WesternisasiDampak ini terjadi pada negara timur. Mereka yang berkebudayaan timur berusaha mengikuti gaya Eropa dan Amerika kebarat-baratan. Sejatinya, belum tentu yang diterapkan sesuai dengan mereka yang ingin disebut modern, melihat budaya barunya berasal dari budaya lain. 2. DemoralisasiModernisasi terhadap tata nilai dan sikap seseorang ternyata tidak hanya berdampak positif, namun juga bisa negatif. Mereka yang salah mengartikan modernisasi bisa saja mengikuti kebudayaan atau perilaku baru yang sebenarnya tidak tepat di jalankan di tempat tinggalnya. 3. Kesenjangan Sosial EkonomiIni terjadi ketika sebuah daerah kurang terpengaruh modernisasi, sedangkan wilayah lain lebih banyak terpengaruh. Kejadian ini bisa dilihat dari kualitas ekonomi suatu daerah yang kurang fasilitas dengan wilayah lain yang fasilitasnya lebih banyak. 4. Pencemaran LingkunganModernisasi beriringan dengan semakin banyaknya perusahaan industri yang berdiri. Jika aktifitas industri ini tidak memahami keadaan alam, maka bisa terjadi potensi pencemaran lingkungan. 5. IndividualismeTeknologi yang mempermudah hampir di segala aspek kehidupan manusia membuat rasa ketergantungan sesama manusia menurun drastis. Akibatnya, perilaku mementingkan diri sendiri atau individualisme meningkat di era modernisasi. 6. KriminalitasTingkat kriminalitas dapat bertambah seiring modernisasi yang terjadi, ini karena persaingan yang semakin ketat. Bagi mereka yang tidak memiliki cukup keterampilan, melakukan kriminalitas terkadang menjadi jalan yang salah untuk bertahan di era modernisasi. 7. Kenakalan remajaPerubahan norma dan kesopanan dalam kehidupan sehari-hari berefek buruk bagi remaja. Masa remaja adalah proses mencari jati diri. Maka dari itu ketika norma yang dapat menjadi panduan tergerus oleh modernisasi, remaja dapat lepas kontrol sehingga mengakibatkan kenakalan-kenakalan yang tak perlu dilakukan di masa juga Dampak Modernisasi Transportasi Darat dan Sejarah Perkembangan Modernisasi Bisnis, Cara Oei Tiong Ham Merajai Bisnis Gula Perbedaan Globalisasi, Modernisasi dan Westernisasi serta Contohnya - Pendidikan Kontributor Yantina DeboraPenulis Balqis FallahndaEditor Maria Ulfa
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Andragogi berasal dari kata andra yang memiliki arti orang dewasa yang dihubungkan dengan pedagogy yang berasal dari kata paid berarti anak dan agogos yang artinya memberikan bimbingan atau petunjuk. Sehingga dapat disimpulkan bahwa andragogi merupakan suatu pendekatan pembelajaran yang diperuntukkan bagi orang dewasa. Andragogi sangat diperlukan bagi orang dewasa yang perlu melakukan pendidikan atau pelatihan tertentu untuk suatu kepentingan dalam kehidupannya. Pembelajaran pada pendekatan ini lebih berfokus pada pembahasan mengenai pengajaran dibandingkan dengan pembahasan mengenai pendidikan orang dewasa, materi sebagai tambahan sumber pengetahuan tidaklah cukup, sehingga sangat diperlukan adanya rasa kepercayaan diri yang kuat, hal ini disebabkan karena pada orang dewasa telah mengalami berbagai perubahan dalam bertambahnya pengetahuan dan keterampilan, serta perubahan pada sikap mentalnya. Dalam andragogi yang paling penting adalah apa yang dipelajari orang dewasa, bukan apa yang diberikan oleh pengajar. Hal ini berarti hasil akhir yang akan menjadi penilaian adalah apa yang didapatkan oleh orang dewasa selama berlangsungnya proses belajar, bukan apa yang diajarkan oleh pengajar. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pendekatan pembelajaran andragogi adalah menggunakan student centered learning, yaitu proses pembelajaran yang berpusat pada peserta didiknya, sehingga dalam andragogi diharapkan peserta didik dapat ikut serta berperan aktif dalam proses bagaimana proses pendekatan pembelajaran andragogi? pendekatan pembelajaran andragogi dapat dilakukan dengan cara seperti berikut iniProses pembelajarannya lebih menekankan teknik dengan cara mengajak peserta didik ikut serta berperan aktif yang dapat dilakukang dengan diskusi, simulasi, demonstrasi, studi kasus, dan masih banyak pembelajaran menerapkan aplikasi yang praktis, sehingga tidak membosankan. Proses pembelajaran lebih sering berkelompok di mana di dalamnya sangat diperlukan rasa saling menghargai pendapat satu sama membantu peserta didik dalam menerima hal baru. Dalam setiap proses pembelajaran tentu memerlukan sumber pembelajaran, lalu apa saja sumber pembelajaran pada pendekatan andragogi? Sumber belajar yang paling utama bagi orang dewasa adalah teman, keluarga, dan orang-orang yang dikenalnya, serta pengajar. Selain itu, orang dewasa juga dapat menggunakan sumber pembelajaran berupa media cetak, seperti buku, modul, handout, jurnal, dan masih banyak lagi, serta media non-cetak, seperti power dengan pendekatan andragogi memang memiliki banyak kelebihan dalam prosesnya, namun seringkali muncul permasalahan dalam pembelajaran pendekatan andragogi. Apa saja masalah yang sering muncul pada pembelajaran pendekatan andragogi?Dalam proses pembelajaran, orang dewasa akan mendapatkan hal baru yang kemungkinan untuk sulit proses pembelajaran terkadang muncul perasaan yang diajarkan bersifat mutlak, sehingga sulit untuk dipahami oleh orang dewasa dan sulit untuk diterapkan dalam kehidupan proses pembelajarannya perlu untuk mempelajari materi sendiri, sehingga terkadang muncul kesulitan dalam memahami materi yang yang diajarkan pada andragogi terkadang tidak spesifik sehingga membuat orang dewasa sulit dalam dewasa sulit untuk menerima perubahan, sehingga kemungkinan mereka akan kesulitan dalam orang dewasa kebanyakan mereka telah menjadi individu yang mampu menggerakan dirinya sendiri, sehingga mereka ingin orang lain memandang mereka sebagai individu yang mandiri dan memiliki identitas diri. Selain itu, orang dewasa juga tidak suka diperlukakan sebagai anak-anak, seperti ditekan, dipaksa, dan diatur oleh orang lain. Hal ini dapat terjadi karena mereka telah memiliki banyak pengalaman, pengetahuan, kemampuan, serta keterampilan. Dalam hal ini, pengajar harus mampu menyesuaikan cara mengajar yang sesuai dengan karakteristik orang dewasa. DAFTAR PUSTAKA Budiwan, J. 2018. Pendidikan Orang Dewasa Andragogy. Qalamuna, 102, Imsiyah, N., & Setiawan, A. 2020. Andragogi Paradigma Pembelajaran Orang Dewasa pada Era Literasi Digital. Jurnal Proceeding Universitas Muhammadiyah Surabaya, 2007. Pembelajaran Orang Dewasa Berbasis Andragogi. Jurnal Ilmiah VISI PTK-PNF, 21, 49-55. Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Tujuan Modernisasi – Hai, Grameds, kali ini kita akan membahas berbagai penjelasan terkait modernisasi. Nah, apakah Grameds sudah tidak asing lagi dengan penjelasan terkait modernisasi? Hal ini menjadi penting karena modernisasi membawa perubahan besar pada kehidupan masyarakat. Salah satu bentuk dari modernisasi itu sendiri adalah dengan adanya kemajuan di segala bidang kehidupan baik teknologi, ekonomi, sosial, pendidikan, dan lainnya. Untuk itu kita perlu mengetahui penjelasan terkait modernisasi tersebut. Berikut penjelasan singkat terkait pengertian serta contoh teori modernisasi. Pengertian ModernisasiPengertian Teori ModernisasiSejarah Munculnya Teori ModernisasiAsumsi Teori ModernisasiContoh Teori Modernisasi1. Teori Modernisasi Klasika. Teori Modernisasi Neil Smelserb. Teori Modernisasi Walt Whitman Rostowc. Teori Modernisasi James S. Coleman2. Teori Modernisasi Perkembangana. Teori Modernisasi Talcott Parsonsb. Teori Modernisasi Huntingtonc. Teori Modernisasi Roy Harrod dan Evsey Domard. Teori Modernisasi Max Webere. Teori Modernisasi David McClellandf. Teori Modernisasi Bert. F. Hoselitzg. Teori Modernisasi Alex InkelesKritik Terhadap Teori ModernisasiSyarat-syarat Modernisasi1. Tahapan Modernisasia. Masa Tradisionalb. Masa Persiapan Lepas Landasc. Masa Tinggal Landasd. Masa Menuju Kematangane. Masa KonsumsiDampak Modernisasi1. Pola Hidup Konsumtif Consumer Lifestyle2. Individualistis3. Gaya Hidup Kebaratan4. Kesenjangan Sosial5. KriminalitasKesimpulan Modernisasi adalah suatu proses perubahan dalam skala besar maupun kecil menuju kehidupan yang berkemajuan. Hal ini pula yang menyebabkan modernisasi disebut sebagai transformasi aspek kehidupan masyarakat secara menyeluruh jika dilihat dari dampaknya. Jika dilihat dari arti katanya, modernisasi merupakan bahasa latin “modernus”. Kata “modernus” sendiri terdiri dari dua gabungan kata yang memiliki arti, yaitu “modo” diartikan sebagai cara, sedangkan “ermus” diartikan sebagai masa kini. Menurut Harold Rosenberg, modernisasi merupakan suatu bentuk perubahan dari tradisi lama menjadi baru atau menuju taraf kehidupan perkotaan sehingga sifat alamiah pedesaan mulai terkikis dalam kelompok masyarakat. Oleh sebab itu, jika dalam suatu daerah telah terjadi modernisasi, maka dapat dipastikan bahwa masyarakat yang tinggal di daerah tersebut mengalami perubahan karakteristik dari gaya hidup pedesaan menuju gaya hidup perkotaan. Selanjutnya Soerjono Soekanto juga mengartikan modernisasi sebagai proses yang memiliki jejak kehidupan tradisional ke arah yang lebih maju. Hal ini dimaksudkan bahwa kehidupan tradisional tersebut lama-kelamaan menjadi berubah secara signifikan untuk meningkatkan kesejahteraan suatu kelompok individu. Sejalan dengan penjelasan tersebut, Abdul Syam menjelaskan pengertian modernisasi sebagai transformasi kehidupan ke arah peningkatan dalam berbagai aspek yang ada pada masyarakat. Selain itu, Ogburn dan Nimkoff juga menjelaskan pengertian modernisasi sebagai upaya yang timbul untuk memberikan arahan pada masyarakat agar memiliki gambaran besar tentang kehidupan di masa depan yang lebih maju dan nyata. Hal lain diungkap oleh Neil Smelser yang menyatakan bahwa modernisasi merupakan bentuk ketidakteraturan struktur masyarakat dalam melakukan suatu fungsi kehidupan, sehingga terjadilah sub struktural dan melibatkan konsep diferensiasi struktural. Oleh sebab itu, dalam buku The Consequence of Modernity yang ditulis oleh Anthony Giddens, modernisasi dibagi menjadi empat dimensi, yaitu kapitalisme, industrialisme, kemampuan pengawasan, dan kekuatan militer. Itulah Grameds, beberapa pengertian modernisasi yang diungkapkan oleh para ahli. Sehingga dapat kita simpulkan bahwa modernisasi merupakan suatu proses perubahan yang bertransformasi menuju kemajuan dengan meninggalkan karakteristik tradisional menuju modern, dimana hal tersebut secara menyeluruh dapat memberikan dampak pada segala aspek kehidupan kelompok masyarakat. Pengertian Teori Modernisasi Grameds tentunya tahu ya, bahwa untuk melakukan analisis secara menyeluruh pada lingkungan sosial masyarakat dibutuhkan suatu acuan yang dapat terpecaya. Nah, hal itu juga disebut sebagai landasan yang mendasari pergerakan pemerolehan data terkait kehidupan masyarakat. Oleh sebab itu, dibutuhkan teori sebagai suatu acuan ilmiah yang valid serta dapat digunakan sesuai kebutuhan. Menurut Kerlinger, teori merupakan kumpulan konsep-konsep yang berhubungan satu dengan lainnya serta berisi pandangan sistematis terkait fenomena tertentu. Definisi lain dari teori juga diungkapkan oleh John W Creswell, dimana teori merupakan serangkaian definisi, dalil, serta variabel yang saling berkaitan untuk menghasilkan gambaran-gambaran sistematis mengenai kondisi tertentu guna menjelaskannya. Sehingga teori modernisasi dapat diartikan sebagai serangkaian dalil para ahli yang bersumber dari pandangan terhadap perubahan sosial budaya di lingkungan masyarakat, dimana pandangan tersebut berkaitan erat tentang perubahan kehidupan dari tradisional menuju modern. Selain itu, teori modernisasi juga mencoba menjelaskan tentang perubahan dalam babak kehidupan baru masyarakat dengan ciri pedesaan atau tradisional menuju masyarakat perkotaan atau modern. Teori modernisasi berfokus pada kehidupan masyarakat pra modern beserta ciri kehidupan, gejala sosial, serta struktur kehidupan dalam berbagai aspek baik ekonomi, politik, industri, pendidikan dan lainnya yang menghasilkan perubahan masyarakat bercirikan modern. Globalisasi Politik Politik Modern Menuju Negara Kesejah Sejarah Munculnya Teori Modernisasi Sejarah banyak memberikan kita pengetahuan serta pengalaman ya, Grameds. Salah satunya adalah sejarah bagaimana perkembangan teori modernisasi. Teori modernisasi berkembang dalam tiga fase, yaitu Fase pertama 1950-1960, fase kedua 1970-1980, dan fase ketiga 1990-an. Dari ketiga fase inilah teori modernisasi bermunculan seiring perubahan kondisi setelah Perang Dunia II. Dimana waktu itu Amerika Serikat muncul sebagai kekuatan dominan yang menguasai seluruh wilayah, kemudian Uni Soviet melakukan perluasan terhadap ajaran komunis di berbagai wilayah Eropa Timur dan Asia, sekaligus lahirnya negara-negara baru yang merdeka berdaulat di Asia, Afrika, dan Amerika Latin. Oleh sebab itu, teori modernisasi tidak terlepas dari pemikiran-pemikiran klasik berdasarkan teori evolusi dan teori fungsionalisme yang seperti kita ketahui. Asumsi Teori Modernisasi Lahirnya teori modernisasi sangat berkaitan erat dengan dua asumsi berikut loh, Grameds. Pastinya Grameds tahu bahwa banyak pemikir-pemikir barat mengawali langkah pencetusan teori saat melihat pandangan yang dipercayai sebelumnya. Pertama, teori modernisasi berasal dari asumsi metafora yang lahir dari teori evolusi. Berdasarkan asumsi evolusi, teori modernisasi dikatakan sebagai babak kehidupan yang bersifat homogen, dimana terjadi proses kehidupan bertahap tanpa ada usaha mundur. Dengan kata lain modernisasi membawa perubahan yang progresif dan memerlukan waktu panjang. Kedua, menurut asumsi fungsionalisme yang melahirkan teori modernisasi sebagai pola pikir yang lebih sistematik. Teori fungsionalisme dalam mengatakan bahwa modernisasi sebagai penjelasan tentang babak kehidupan atau transformasi yang urut sekaligus bertahap. Asumsi ini meyakini adanya pengaruh pada kejadian sebelumnya serta menjadikan hal tersebut sebagai satu bagian proses yang berkesinambungan. Contoh Teori Modernisasi Setelah tahu penjelasan mengenai teori modernisasi, kita juga perlu tahu mengenai contoh dari teori modernisasi itu sendiri loh, Grameds. Nah, pada awalnya, terdapat pemikiran-pemikiran klasik yang mendasari lahirnya teori modernisasi setelah terjadinya Perang Dunia II. Seiring berjalannya waktu, mulailah bermunculan teori-teori modernisasi yang lebih komprehensif disampaikan oleh beberapa ahli. Berikut penjelasannya 1. Teori Modernisasi Klasik a. Teori Modernisasi Neil Smelser Teori ini menjelaskan bahwa modernisasi bersumber pada pemikiran diferensiasi struktural. Dimana semakin banyaknya transformasi kehidupan modernisasi, maka akan terjadi ketidakteraturan struktur masyarakat dalam menjalankan bermacam fungsi, sehingga timbulah pembagian yang lebih khusus dengan pembentukan sub struktural dalam masyarakat. b. Teori Modernisasi Walt Whitman Rostow Rostow menjelaskan teori modernisasi secara detail dalam sudut pandang ekonomi. Ia berkeyakinan bahwa dalam teori modernisasi pembangunan ekonomi, ada lima tahapan penting, yaitu masa tradisional, masa persiapan lepas landas, masa tinggal landas, masa menuju kematangan, dan masa konsumsi. c. Teori Modernisasi James S. Coleman Coleman menjelaskan teori modernisasi dari sudut pandang politik. Terdapat tiga hal mendasar yang ada pada teori modernisasi politik Coleman, yaitu diferensiasi politik sebagai bentuk dari kecenderungan perkembangan politik modern, prinsip kesamaan dan keadilan merupakan etos masyarakat modern, serta kapasitas politik ditentukan pada pembangunan politik modern yang berkeadilan. 2. Teori Modernisasi Perkembangan a. Teori Modernisasi Talcott Parsons Menurut Parsons, teori modernisasi memiliki keterkaitan erat terhadap penerapan westernisasi pada negara berkembang. Teori ini mendukung terjadinya modernisasi guna memajukan karakteristik negara berkembang agar memiliki pola pembangunan seperti di negara eropa barat yang telah maju terlebih dahulu. Contohnya adalah penggunaan traktor sebagai alat dalam bidang pertanian, dimana penerapan tenaga mekanis mulai digunakan dalam negara berkembang. b. Teori Modernisasi Huntington Huntington meyakini bahwa teori modernisasi bersifat revolusioner, sehingga mendorong perubahan sosial secara cepat. Dalam teori ini dikatakan bahwa kehidupan modern tidak bisa dihilangkan dari setiap manusia. Dengan demikian, akan berpengaruh pada kehidupan masyarakat global. Contohnya adalah kehidupan masyarakat masa kini cenderung mengikuti trend. Hal ini mengakibatkan mereka tidak memiliki prioritas utama dalam pemenuhan kebutuhan. Inilah yang membuat generasi masa kini sangatlah konsumtif. c. Teori Modernisasi Roy Harrod dan Evsey Domar Kedua ahli ini menjelaskan bahwa teori modernisasi membawa pola perekonomian meningkat dengan cara investasi. Hal ini diharapkan agar tercapainya peningkatan pendapatan serta terciptanya lapangan pekerjaan yang luas. Dimana masyarakat modern tidak lagi kebingungan terkait perekonomian. Contohnya adalah adanya tol membuat perjalanan lebih cepat dan terhindar dari kemacetan. Sedangkan pembangunan tol sendiri merupakan investasi dari para pemodal yang memiliki jumlah kekayaan tertentu. Oleh sebab itu, investor akan diuntungkan begitu pula pengguna jalan tol. d. Teori Modernisasi Max Weber Menurut Weber, modernisasi merupakan teori yang melibatkan nilai budaya dan peran agama di dalamnya, sehingga terbentuklah kapitalisme dalam masyarakat. Hal ini berkaitan erat dengan latar belakang Weber sebagai ahli sosiologi yang memiliki keyakinan protestan. e. Teori Modernisasi David McClelland Teori modernisasi berdasarkan pandangan McClelland sebagai seorang ahli psikologi sosial adalah bahwa modernisasi memberikan kesempatan untuk setiap individu mempercepat proses pembangunan yang berpedoman dengan menjadi wiraswasta. Harapan inilah yang berupaya mendorong agar masyarakat menjadi mandiri dan berdaya. f. Teori Modernisasi Bert. F. Hoselitz Menurut Bert dalam teori modernisasi adalah bahwa kehidupan manusia berlandaskan pada pedoman hidup. Selain itu kesadaran terhadap faktor ekonomi dan non ekonomi menjadi senjata dalam perkembangan manusia secara utuh. Dengan demikian dapat menjadi harapan dalam pertumbuhan taraf hidup. Contohnya adalah adanya ketentuan atau aturan yang berlaku pada industri tambang untuk memperhatikan kebersihan lingkungan. Aturan pada kondisi ini merupakan bentuk dari adanya modernisasi. Dimana kebersihan tambang menjadi prioritas dalam pemanfaatan lingkungan untuk perekonomian. g. Teori Modernisasi Alex Inkeles Alex memunculkan teori modernisasi yang dilatarbelakangi atas pandangan terhadap pekerjaan serta aspek lingkungan material masyarakat. Oleh sebab itu, pembangunan merupakan ciri utama dari teorinya. Guna meraih kemajuan yang cepat tanpa adanya gesekan terhadap kebutuhan utama masyarakat. Contohnya adalah penggunaan teknologi robot pada sejumlah perusahaan jasa maupun non jasa. Robot digunakan sebagai alat pembantu yang cepat, cerdas dan tepat guna. Hal ini menjadi alternatif tepat guna yang dapat diandalkan pada masa modernisasi. Kritik Terhadap Teori Modernisasi Kritik pembahasan mengenai teori modernisasi dinyatakan oleh seorang ahli yang bernama Daniel Lerner. Menurut Daniel, teori modernisasi telah melalaikan sejarah yang terjadi pada negara-negara berkembang saat ini, setelah terjadinya Perang Dunia II. Oleh sebab itu, pandangan modernisasi hanya berlaku pada negara maju yang dapat mengikuti perkembangannya. Negara berkembang saat ini, dahulu mengalami masa penjajahan yang relatif panjang akibat bangsa Eropa, sehingga pada akhirnya negara tersebut mengalami ketertinggalan. Oleh sebab itu, dalam teori ini dijelaskan bahwa agar tercapainya negara berkembang yang modern, maka perlu mengikuti perkembangan modernisasi pada negara maju sebelumnya. Dengan kata lain, negara berkembang harus adaptif terhadap perubahan yang ada. Sedangkan pada negara maju negara barat tersebut mengalami modernisasi dengan memakan waktu panjang dan lama. Dengan demikian teori modernisasi tidak bisa disesuaikan dengan kondisi sekarang yang terjadi pada negara berkembang. Hal ini menjadi kewajaran, sebab tidak mungkin negara berkembang akan dapat mengejar ketertinggalan dalam waktu relatif singkat. Sama halnya dengan kehidupan yang beralih pada paksaan. Sebab itu, diperlukan sebuah analisis yang mendalam untuk mewujudkan teori baru terkait modernisasi sesuai dengan perkembangan zaman saat ini. Begitulah Grameds, kritik terhadap teori modernisasi yang disampaikan oleh Daniel. Selain memberikan pandangan yang berbeda, semoga bisa menjadi referensi kita agar memiliki pola pikir luas ya, Grameds. Urban Zen Tawaran Kejernihan Utk Manusia Modern Syarat-syarat Modernisasi Berikutnya kita akan membahas syarat apa saja yang diperlukan sebuah negara agar terjadi modernisasi ya, Grameds. Agar kita memahami secara mendalam penerapan dari teori modernisasi yang telah kita pelajari di atas. Pada hakikatnya modernisasi itu meliputi berbagai bidang dalam kehidupan. Namun, untuk mencapai tingkat dalam berbagai bidang tersebut, maka harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut Pola pikir ilmiah yang tersebar luas pada suatu lembaga, penguasa, maupun masyarakat secara luas. Memiliki sistem birokrasi negara yang baik, bebas dari KKN Korupsi, Kolusi, Nepotisme, sehingga terciptanya etos kerja yang tinggi. Adanya sistem pengumpulan data yang baik, terprogram, mendetail, serta teratur. Hal ini juga membutuhkan koordinasi terpusat dari suatu lembaga atau badan tertentu. Iklim modernisasi yang menjadi keseharian masyarakat. Contohnya adalah penggunaan teknologi, media massa, dan alat-alat komunikasi dengan sistem robotic. Terbentuknya karakter disiplin yang tinggi tanpa adanya pelanggaran HAM Hak Asasi Manusia dalam bermasyarakat. Wewenang terpusat dalam mengatur pelaksanaan perencanaan sosial social planning. 1. Tahapan Modernisasi Sebelumnya sempat kita bahas ya, Grameds tentang teori Rostow. Nah teori Rostow inilah yang memberikan penjelasan secara rinci terhadap tahapan modernisasi. Berikut adalah penjelasannya a. Masa Tradisional Kehidupan pada masa ini bercirikan primitif serta konvensional. Sehingga melahirkan kehidupan yang cenderung kuno. Tahap ini ditandai dengan adanya sistem barter pada jual beli. b. Masa Persiapan Lepas Landas Pada masa persiapan lepas landas, terjadi spesialisasi produksi serta perdagangan barang. Hal ini menyebabkan adanya perkembangan infrastruktur transpotasi untuk mendukung kemajuan ekonomi, sehingga tahap ini akan mendorong bangkitnya investasi dalam lingkungan masyarakat. c. Masa Tinggal Landas Masa tinggal landas memberikan pengaruh cukup besar terhadap pergeseran ekonomi yang bermula pada bidang pertanian menjadi manufaktur. Oleh sebab itu, masa ini dicirikan pada perkembangan kreatifitas manusia untuk mengembangka suatu produk. d. Masa Menuju Kematangan Masa ini menawarkan kesempatan terjadinya diversifikasi ekonomi pada daerah-daerah baru sehingga terjadi sebuah pembangunan yang signifikan. Pada masa ini juga terjadi modernisasi yang memunculkan ketergantungan impor. e. Masa Konsumsi Pada tahap ini. Modernisasi membawa pengaruh yang besar. Oleh sebab itu, ekonomi terhadap konsumsi dan jasa massal mendominasi kehidupan bermasyarakat. Dampak Modernisasi Selain adanya manfaat dari perubahan kehidupan menjadi modern, ternyata ada juga dampak yang timbul akibat modernisasi. Berikut penjelasan lebih lanjutnya 1. Pola Hidup Konsumtif Consumer Lifestyle Grameds pastinya sudah pernah mendengar dong, apa itu pola hidup konsumtif?. Nah pola hidup konsumtif ini menjadi salah satu dampak yang timbul akibat modernisasi. Hal ini karena adanya perkembangan pesat pada teknologi modern serta industri sehingga persediaan barang publik pun ikut melimpah. Otomatis masyarakat menjadi tertarik dan cenderung ingin memiliki barang-barang tersebut yang dinilai beragam dan mudah untuk didapatkan. 2. Individualistis Teknologi canggih dengan sistem robot membuat masyarakat cenderung nyaman untuk hidup sendiri tanpa membutuhkan orang lain. Oleh sebab itu, kondisi ini sangat bertolak belakang dengan asumsi manusia sebagai makhluk sosial. 3. Gaya Hidup Kebaratan Modernisasi membawa perubahan mendunia memasuki kehidupan bermasyarakat. Sehingga terjadi pergeseran budaya pada kehidupan individu. 4. Kesenjangan Sosial Tidak semua individu dapat mengikuti arus perkembangan kehidupan modernisasi, sehingga terjadi lompatan atau perbedaan taraf hidup yang menonjol. Hal ini menyebabkan krisis sosial pada masyarakat. 5. Kriminalitas Modernisasi membuat suatu negara maju dengan cepat. Penggunaan alat yang serba modern membuat hidup orang menjadi mandiri, individualis, penuh persaingan, dan gaya hidup konsumtif. Sehingga hilangnya rasa kemanusiaan dan kekeluargaan membuat maraknya tindak kriminalitas terjadi di kota-kota besar. Kesimpulan Adapun kesimpulan dari pembahasan di atas adalah bahwa modernisasi merupakan transformasi kehidupan yang panjang dari pola yang bercirikan tradisional menuju modern. Nah, adanya kondisi modernisasi ini juga tidak terlepas dari teori-teori yang mendasari terciptanya suatu konsep modernisasi itu sendiri. Dari sini kita menjadi tahu Grameds, bahwa terdapat sisi positif serta negatif pada modernisasi. Oleh sebab itu, penting untuk menyeimbangkan kehidupan dengan menerapkan sisi positif dan meninggalkan sisi negatif modernisasi. Baiklah Grameds, tuntas sudah pembahasan kita mengenai modernisasi. Gramedia akan terus menjaga semangat untuk menjadi SahabatTanpaBatas dengan menyajikan buku-buku terbaik untuk kalian semua. Penulis Mutiani Eka Astutik Judul Masyarakat Risiko Menuju Modernitas Baru Masyarakat Risiko Menuju Modernitas Baru BACA JUGA Pengertian Mind Mapping Manfaat, Jenis, Teori dan Langkah Membuatnya 10 Kota di Dunia Yang Memiliki Pemandangan Indah 4 Teori Belajar Behavioristik, Kognitif, Konstuktivisme, & Humanistik Cara Menentukan Target Membaca dan Cara Mencapainya Buku Tentang Metode Penelitian Berbagai Macam Analisis Terbaik ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah." Custom log Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda Tersedia dalam platform Android dan IOS Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis Laporan statistik lengkap Aplikasi aman, praktis, dan efisien
perubahan yang terjadi di era modernisasi dewasa ini adalah